Tjong A Fie Mansion.
20.12
Rumah mencerminkan karakter penghuninya. Dia tempat kita beristirahat dari rusuhnya dunia, tempat kita menjadi apa adanya.
Seperti yang pernah kuceritakan sebelumnya tentang kota Medan, kota ini multi etnis. Ibaratnya, dia adalah universitas yang mahasiswanya datang dari berbagai daerah, memeluk mimpi dan bekerja keras untuk penghidupannya. Salah satu etnis tersebut adalah Cina.
Anyway, akan tampak membosankan bila tulisan ini membahas Tjong a fie dari A sampai Z. Karenanya, kali ini lebih baik kita mengenal beliau lewat rumahnya : Tjong A fie Memorial Institute.
here we go
Rumah Tjong A Fie berada di Jalan Ahmad Yani, Kesawan, Medan. Berdiri pada tahun 1900. Satu kata buat rumah ini : keren. Masuk ke dalam area rumah ini berasa masuk ke settingan film Cina jaman dulu. Cuman kurang Putri Huan Zhu dan Siokang *ketauan tontonannya.
Rumah ini merupakan bangunan yang didesain dengan gaya arstitektur Tionghoa, Eropa, Melayu dan art-deco. Warna hijau mendominasi warna rumah berjendela lebar dan banyak ini.
Okey, tak usah berlama-lama,yuk kita lihat ke dalam..=D
hijau
seribu jendela
selasar
leluhur
the upstairs
jendela lawas
Kata tour guide-nya, rumah dua lantai ini dibuka untuk umum pada 18 Juni 2009 untuk memperingati ulang tahun Tjong A Fie yang ke-150.Di rumah ini, pengunjung bisa mengetahui sejarah kehidupan Tjong A Fie lewat foto-foto, lukisan serta perabotan rumah yang digunakan oleh keluarganya serta mempelajari budaya Melayu-Tionghoa.
seribu jendela
selasar
leluhur
the upstairs
jendela lawas
Kata tour guide-nya, rumah dua lantai ini dibuka untuk umum pada 18 Juni 2009 untuk memperingati ulang tahun Tjong A Fie yang ke-150.Di rumah ini, pengunjung bisa mengetahui sejarah kehidupan Tjong A Fie lewat foto-foto, lukisan serta perabotan rumah yang digunakan oleh keluarganya serta mempelajari budaya Melayu-Tionghoa.
kamar Tjong A Fie
Yang menarik, kediaman ini mempunyai 3 ruang tamu untuk 3 jenis tamu yang berbeda pula. Ada ruang tamu untuk tamu dari Melayu, Cina, dan Belanda, dimana masing-masing ruang tamu ini ditata sesuai dengan budaya atau cirri khas tamu tersebut. Sebagai contoh ruang tamu untuk kalangan melayu, maka ruang tamunya didominasi warna emas, warna khas Kerajaan Deli.
sudut ruang tamu melayu
old skool banget
Dan yang menarik lagi dari rumah ini, kenyataan bahwa Tjong A fie suka dansa. Terdapat Ballroom di rumah ini,tepatnya di lantai 2. Pikiran liar saya membayangkan dia dan keluarga besarnya shuffling massal. Hehe. Just kidding.
ballroom
Puas sekali menikmati touring singkat ini. Banyak pelajaran yang bisa diambil. Dan saya semakin yakin, bahwa rumah itu mencerminkan karakter penghuninya. Begitupula Tjong A fie Mansion ini.
Kalau sedang ke Medan, tak ada salahnya mampir. Yah, walau tiket masuknya lumayan mahal –Rp 35.000- tapi worth it. Kita bisa lebih lebih mengenal sejarah Indonesia lewat rumah yang bercerita. =)
Posting Komentar